Yaa Nabi, salam alaika…

Posted on

tak terbayang sakitnya
engkau dilempari batu
oleh umat yang engkau sayangi,
yang engkau tidak ingin
mereka tersesat dari jalan-Nya

tak terbayang letihnya
engkau menyeru kepada orang
yang mencaci-maki dirimu,
memandang penuh dendam,
membenci hanya karena
engkau mengatakan
Tiada Tuhan selain Allah…

tak terbayang perihnya
engkau dipukuli
hingga kedua tumitmu berdarah,
bahkan oleh pamanmu sendiri
yang ingin menginjak-injak lehermu
hanya karena
engkau bersujud kepada Allah


tak terbayang sedihnya
engkau dijatuhi kotoran
oleh orang yang itu-itu juga
dalam setiap perjalanan
ke masjid menyembah Tuhanmu…

“Ummatii, ummatii, ummatii…”
di akhir perjalanan muliamu
di muka bumi
masih pula kau ingati dan khawatiri
umat yang saat ini
entah ingat entah lupa
pada kemuliaan pancaran jiwamu

karena sekedar bershalawat padamu
dengan kalimat-kalimat ringan pun enggan,
apatah lagi menjunjung tinggi
sinaran akhlakmu
dengan menjadikannya panduan 
dalam setiap perbuatan,
kecil dan besar…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s