lebih sombong mana?

Posted on

“lebih sombong mana, orang yang mencari kebenaran, atau orang yang merasa kebenaran sudah di tangannya?” itu pertanyaan dosen filsafat saya suatu ketika…

pertanyaan itu tentu bukan lahir tanpa pre-asumsi… ada yang tersirat di dalam pertanyaan-pertanyaan semacam itu… karena, terdapat perbedaan retorika bertanya dan pilihan-pilihan diksi dari orang yang bertanya karena ingin tahu, dengan orang yang bertanya karena ingin mendebat atau mengalahkan…

bagaimana menjawabnya? ternyata sederhana sekali…

pertama, jangan terjebak pada diksi… kedua, jangan terjebak pada dikotomi… ketiga, jangan terjebak hanya pada dua pilihan yang diberikan…

jawabannya ternyata telah diberikan Nabi Muhammad saw bertahun-tahun lampau, saat beliau saw menerangkan pengertian dari kata sombong, yaitu “menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.” sederhana dan indah pesan beliau… indah karena benar, indah karena baik…

menemukan kebenaran itu bukanlah bentuk kesombongan, justru kebenaran itu datang kepada kita dari Allah swt… ingat ngga, pesan cinta ini, “kebenaran itu dari Tuhanmu, maka janganlah kau termasuk orang yang ragu…” indah ya pesan-Nya…?

mencari kebenaran pun bentuk kewajiban manusia, tetapi jika ia telah ditunjukkan kebenaran namun ia berpaling, maka itulah kesombongan yang nyata…

lagipula… jika kita merasa tidak kunjung menemukan kebenaran saat berada di dunia, dan baru menemukan kebenaran saat di akhirat, itu namanya… terlambat…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s