puwisi: berlari…

Posted on

aku baru saja belajar berlari
ketika saat itu tertusuk duri
sakit sekali rasanya
waktu tajamnya merobek kaki.
dan aku mulai menangis,
karena sakitnya sampai ke hati
dan aku mulai merasa
tak cukup baik untuk berlari lagi
seorang sahabat berkata,
“sudah jangan berlari,
nanti kau akan jatuh lagi”
padaku ia sayang dan peduli…
tetapi apakah selalu demikian?
telah diputuskankah aku akan
mengulang dua kali kesalahan?
begitukah mekanisme hidup berjalan?
tak ada pintu keluar bagi kekeliruan?
apa sudah tak ada ruang jeda
untuk menghindari kebodohan?
tak akan aku temukan jawaban
untuk setiap pertanyaan,
kecuali aku memiliki keberanian
untuk mencoba berlari lagi
dan aku lihat sendiri
apa yang akan terjadi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s