We’ve never met before, and (perhaps) never will again…

Posted on

Betapa menakjubkan memikirkan bahwa di dalam rentang waktu yang diberikan Allah bagi kita untuk hidup di dunia ini, ada beberapa orang yang ditakdirkan untuk bertemu hanya sekali dengan kita, bercakap-cakap dan berbagi, untuk kemudian tidak pernah bertemu lagi. Ya, tidak akan bertemu lagi! ^_^. Mengagumkan memikirkan bahwa orang yang sedang bercakap-cakap dengan kita saat ini tidak akan kita temui lagi di waktu yang akan datang… Mengagumkan memikirkan bahwa Allah menakdirkan kita hanya bertemu dengannya saat ini saja, dalam rentang waktu yang sesingkat ini, untuk kemudian meneruskan hidup masing-masing di jalan yang berbeda…

Memikirkan tentang hal ini, biasanya secara bersamaan saya akan membayangkan suatu persimpangan jalan yang ramai. Persimpangan jalan ini menjadi tempat pertemuan sekejap bagi orang-orang yang berlawanan arah. Terkadang mereka tidak peduli, hanya melihat satu sama lain, melirik sekilas, atau mungkin saling menyapa, untuk kemudian kembali meneruskan perjalanan masing-masing. Seperti persimpangan jalan itulah saya membayangkan hidup ini. Hidup yang penuh dengan persimpangan jalan, di mana saya berpapasan dengan banyak orang, sebelum kemudian mereka menghilang di ujung jalan kehidupannya masing-masing, dan saya pun kembali melanjutkan hidup di jalan saya sendiri.

Hal ini sedemikian seringnya terjadi. Begitu banyak persimpangan jalan, sehingga kita, manusia, kehilangan rasa takjub akan keadaan ini. Tidakkah mengagumkan, memikirkan bahwa orang yang sedang bercakap-cakap dengan kita saat ini tidak akan kita temui lagi di waktu yang akan datang?

Saya bertemu dengan mereka di jalan-jalan, di stasiun-stasiun, di bandara-bandara, dan terkadang di angkutan-angkutan umum. Begitu seringnya, hingga saya seringkali tidak memanfaatkan kesempatan yang ada untuk menggali sebesar mungkin hikmah dari pertemuan dan perpisahan itu. Padahal, di balik setiap jenak yang kita habiskan bersama mereka, tentulah terselip hikmah hidup yang sangat dalam untuk kita jadikan pelajaran berharga.

Terkadang, sebagian dari mereka rasanya terlalu berharga untuk dilupakan begitu saja sesaat setelah persimpangan jalan itu saya lewati. Salah satunya adalah yang akan saya kenang lewat tulisan ini. Saya hanya bertemu dengannya sekali, mungkin tidak pernah akan bertemu lagi… Namanya Anna, mahasiswi semester III salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta. Saya bertemu dengannya di Bandara Juanda ketika pulang kampung kemarin. Kami berbincang akrab sekali tentang banyak hal: Kuliah, jilbab, konsep muhrim-nonmuhrim, dan seterusnya, hingga tiba saat ia menceritakan penyakit tumor yang dideritanya. Saya cukup tersentak ketika melihat kondisinya yang memang cukup pucat saat itu. Katanya ia tidak boleh terlalu lelah. Padahal ia telah menempuh perjalanan sepanjang malam dari Yogya, untuk menunggu pesawat yang baru akan berangkat pukul 15.00 WIB ke Tarakan! Dan ia tetap berpuasa ^_^. Keluarganya sebenarnya tidak menginginkan ia menuntut ilmu jauh dari daerah asalnya ini, tetapi rupanya Anna memang seorang gadis yang berjiwa kuat. Ia tetap menjalankan tekadnya mengambil kuliah di Yogya seorang diri, karena teman-temannya yang lain lebih memilih melanjutkan di Samarinda. Di akhir cerita, ia berkata bahwa ia bersyukur dengan keputusannya itu, karena saat ini ia jadi tahu bahwa ternyata ia bisa. Ia jadi tahu bahwa tingkat kemampuannya tidak serendah yang diperkirakan olehnya dan keluarganya dulu. She push her self to the limit!

Kami lalu berbincang tentang hal-hal lain, begitu asyiknya hingga saya hampir saja terlambat masuk ke ruang check-in untuk pesawat yang akan membawa saya pukul 10.45 WIB ke Balikpapan. Saya benar-benar lupa menanyakan nomor hp dan alamatnya. Kami berasal dari kota yang berbeda dan pergi ke kota yang berbeda, tinggal di kota yang berbeda dan pulang ke kota yang berbeda. Tetapi saya akan mengingat baik-baik persimpangan jalan itu, tempat dan saat ia memberi saya banyak kebaikan dan pelajaran tentang kehidupan… ^_^

Pour Anna: We’ve never met before, and (perhaps) never will again… be good, dear! ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s