Kenapa belajar bahasa arab??

Posted on

Bu, kami ini kan mahasiswa arsitektur, kok harus belajar bahasa Arab segala sih?”, sebuah protes klise di kalangan mahasiswa UIN dari jurusan-jurusan selain Bahasa Arab, Tarbiyah dan Syariah, yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Saya tersenyum geli karenanya, mengingat kakak-kakak tingkat mereka juga menanyakan hal yang sama dengan redaksi yang benar-benar mirip. ”Wah, kayak nyontek waktu ujian aja,” pikir saya dalam hati.

Saya tanya deh sama kalian, kalian dari SD belajar bahasa Inggris nggak?”

Mereka mengangguk.

Kalian pernah ngobrol sama orang bule nggak?”

Mereka menggeleng.

Atau kalian pernah punya pacar orang bule?”

Mereka menggeleng lagi.

Kok kalian tidak pernah protes: Kenapa kami harus belajar bahasa Inggris dari SD?”

Mereka terdiam.

Saya tidak bermaksud menyuruh kalian protes juga sama pelajaran Bahasa Inggris lho… Saya cuma ingin kalian lebih obyektif dalam menilai permasalahannya. Mengapa Bahasa Arab yang jelas-jelas bahasa Al-Qur’an kalian protes, tetapi Bahasa Inggris kalian iyakan saja, padahal menurut kalian tadi, ngga ada yang benar-benar pernah kalian gunakan secara langsung… Artinya protes kalian nggak imbang, nggak adil. Sebenarnya, kalau dilihat manfaatnya, dua-duanya pasti punya manfaat dalam segi keilmuan. Kalau hanya dilihat dari segi materi, tentu belajar bahasa Inggris bernilai sekali di dunia kerja. Tapi belajar di universitas ini bukan sekedar bertujuan untuk bisa kerja aja, kan? Bagaimana kalau ternyata kalian meninggal sebelum lulus kuliah? Apa artinya masa kuliah kalian selama itu sia-sia aja? Memang jadi sia-sia kalo tujuannya hanya supaya bisa kerja, tapi kalo tujuan belajar itu ibadah, nggak akan ada yang sia-sia, pun ketika meninggal sebelum lulus kuliah. Bahasa Arab itu kan alat untuk mempelajari dan memahami Al-Qur’an, jadi manfaatnya baik untuk kehidupan maupun kematian udah jelas, tinggal motivasi belajar kalian aja yang sekarang harus diperbaiki ya, jangan lupa niatnya juga diluruskan lagi… ^_^”

Mereka masih terdiam, mungkin shock karena saya ajak bicara tentang kematian, hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s