Area Penyimpanan, Tak Sekedar Gudang

Posted on Updated on

Keberadaan area penyimpanan dalam suatu rumah tinggal -yang besar maupun yang mungil dan terbatas-, mungkin tidak terlalu diperhatikan. Padahal, area ini sangat berguna untuk menjaga agar barang-barang yang kita miliki mudah diorganisasi dan tidak terpencar-pencar. Area penyimpanan dapat berupa gudang, rak terbuka maupun lemari.

Memberi Kesan Rapi dan Bersih

Tertatanya benda-benda yang kita miliki dalam suatu area akan mempermudah kita menemukannya sewaktu-waktu. Kondisi barang pun lebih terjaga, dengan menghindarkannya dari debu, binatang peliharaan dan sebagainya. Dampak yang paling nyata, adalah kesan rapi dan bersih yang timbul, dengan tidak adanya barang yang berserakan saat tak kita butuhkan. Hal ini berpengaruh besar pada atmosfir ruang yang tercipta. Suasana tenang dan lapang akan lebih terasa dalam ruang yang tertata rapi. Dengan demikian, kita pun dapat beristirahat lebih nyaman.

Vocal Point (Titik Pandang Utama) Dalam Ruang
Pemanfaatan Ruang Yang Tersedia

Dalam rumah tinggal dengan luas yang memadai, tidak akan menjadi masalah dalam menyediakan ruang sebagai area penyimpanan. Sebaliknya, dalam rumah dengan ruang yang terbatas, kreativitas kita dituntut agar dapat mengubah area yang sepertinya tidak berguna, menjadi area penyimpanan yang potensial. Pada rumah tinggal di Eropa, keberadaan foyer sangat bermanfaat sebagai area penyimpanan jas hujan, payung dan sepatu, selain sebagai ruang penyambutan tamu. Sebagian rumah tinggal di Jepang, bahkan memiliki laci-laci yang memanfaatkan kolong di bawah lantai.

Keberadaan alcove, atau relung kecil yang kadang ada dalam suatu ruang, juga dapat digunakan untuk meletakkan lemari atau rak. Rak-rak terbuka dari papan atau kaca dengan penyangga besi sederhana, merupakan solusi yang murah dan fleksibel. Bentuk ini cukup sederhana dan berkesan ringan, sehingga cocok bagi ruang yang relatif sempit. Kekuatan rak ini bergantung pada tebal material dan jarak antar penyangga.

Sebagai Pembatas Ruang
Beberapa Pertimbangan Area Penyimpanan

  • Untuk rak dengan tinggi melebihi kepala, sebaiknya lebar papan tidak terlalu besar, agar benda-benda di bagian atas dapat langsung terlihat dari bawah. Jika relatif lebar, gunakanlah untuk menyimpan benda yang besar namun ringan, misalnya tenda parasut.
  • Aturlah benda-benda yang lebih tinggi di baris paling belakang. Benda-benda yang sering digunakan sebaiknya diletakkan di bagian yang paling mudah dijangkau.
  • Hindari perletakan lemari yang menutupi stopkontak, saklar dan perlengkapan listrik lain.
  • Kotak-kotak tertutup sebaiknya diberi label, agar kita lebih mudah mengidentifikasi isinya dalam waktu singkat.
  • Untuk ruang yang sempit, pintu lemari dapat didesain sebagai pintu lipat atau pintu geser yang memakan lebih sedikit ruang.
  • Perabot built-in lebih efisien, memakan sedikit tempat dan dapat dirancang sesuai dengan kondisi ruang terutama dapur, walaupun memakan biaya lebih mahal. Perabot freestanding biasanya lebih banyak pilihan di pasaran, selain itu mudah dibawa ketika kita pindah, namun biasanya lebih besar dan memakan ruang.
  • Gunakan bagian dalam penutup/pintu lemari untuk menyimpan benda-benda yang kecil, misalnya dasi, kerudung dan selendang.
  • Usahakan benda-benda yang cukup berat diletakkan setinggi pinggang. Hal ini dapat mencegah cedera akibat membungkuk pada saat mengangkatnya, atau justru tertimpa pada saat mengambilnya.
  • Optimalkan desain rak terbuka atau lemari yang berfungsi ganda sebagai wadah pajangan. Warna netral pada dinding sesuai bagi berbagai jenis buku. Sebaliknya, warna background yang kuat sesuai bagi benda-benda pajangan yang berkesan ringan, misalnya botol-botol kaca.
  • Selera pribadi, dana yang tersedia dan ruang yang ada turut menentukan kebutuhan akan area ini. Ada baiknya memperhitungkan kebutuhan masa depan, baik dalam mengukur luasan ruang maupun kekuatan wadah penyimpanan. Hal ini untuk mengantisipasi penambahan-penambahan yang terjadi nantinya.

Sumber: The Ultimate Home Design Sourcebook dan sumber-sumber lainnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s